BAB DELAPAN PULUH SEMBILAN

1956 Kata

Sraakk Dengan satu sentakan, Sora membuka seluruh tirainya. Matanya membulat melihat pemandangan di depannya. Tetapi bukan karena orang jahat yang bergelantungan berusaha masuk ke kamarnya ataupun hantu yang sedang iseng, melainkan Rei di seberang sana tengah berdiri santai bersandar pada kusen jendela kamarnya sambil memakan cemilan berbentuk bulat - bulat berwarna putih berisi kacang, kering dan garing. Meskipun Sora sudah membuka tirainya, Rei masih terus melempari jendela kamar Sora dengan bola - bola cemilan di tangannya. Sora tentu sudah paham betul bahwa Rei tidak akan berhenti sebelum Sora membuka kaca jendelanya, seperti yang Rei minta. Oleh sebab itu, dengan agak malas, Sora membuka kedua kaca jendelanya lebar - lebar. Cukup sulit untuk melakukan hal itu karena meja belajarny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN