, “Rei!” , panggil Sora dengan agak lantang sehingga menarik perhatian Rei dan juga ayahnya yang baru saja hendak melangkah ke dapur. Rei yang baru saja mendudukkan dirinya di atas sofa, menoleh ke asal Sora dan terkejut melihat Sora sedang menuruni tangga dengan santainya tanpa alat bantu jalannnya lagi. Begitu terkejutnyai sampai Rei bangun dari duduknya dan tidak mengalihkan pandangannya sampai Sora benar - benar berada di hadapannya berdiri tegak tanpa alat bantu jalan. Ayahnya tersenyum senang melihat Sora sudah pulih dan ia pun kembali melanjutkan aktivitasnya di dapur. “Eottae (bagaimana)?” , kata Sora meminta pendapat saat sudah benar - benar berada di hadapan Rei. Yang ditanya, memperhatikan Sora dari ujung kepala sampai ujung kakinya. Ia tidak menemukan ada yang salah dengan

