Gwen kacau. Dia mengemudikan mobil dengan kecepatan di atas rata-rata. Kena makian dari beberapa sopir lain tidak diladeninya. Padahal kalau sedang normal, Gwen tentu akan membalas dengan cacian yang lebih pedas. Tujuannya bukan ke kantor agency, dia malas bertemu Diego. Di saat seperti ini, dia tidak butuh Diego meskipun kemungkinan besar akan dihibur dengan berbagai fasilitas mahal. Mau telepon Anggara juga takut semakin patah hati. Bisa saja Anggara masih di rumah sakit, kan? Gwen tidak habis pikir, untuk apa Anggara sampai bersusah payah menunggui Ayara di rumah sakit. Rasanya Gwen ingin melenyapkan Ayara dari muka bumi, dan semua orang yang menjadi penghalang cintanya pada Anggara. Entah setan mana yang membisikinya, Ayara melajukan mobil menuju mansion mewah tempat tinggal Anggara

