Dor "Aaaaa.... Jeritan lantang bersamaan dengan peluru yang keluar dari pistol Chris, berhasil membuat seluruh orang yang berada di gedung perusahaan Chris langsung berhamburan keluar dari gedung itu karena mereka ketakutan. Naya yang merasa dirinya tidak merasa sakit, perlahan membuka matanya, dan melihat Chris yang tengah tersenyum pada dirinya. "Masih berani tetap disini?" tanya Chris yang ternyata Chris mengarahkan pistol itu ke atas, bukan pada leher Naya. Padahal, Naya masih ingat jelas saat pistol itu menyentuh lehernya, Naya pikir, lehernya sudah berlubang, ternyata masih aman. "Aku tidak menggunakan cara apapun, aku memang bergantung hidup sama Om Chris. Apa Om Chris tidak mau berubah demi aku." Ujar Naya menangis, dan kali ini, Naya sampai menjatuhkan tubuh tepat di depan Ch

