25. Cemburu

1257 Kata

Seminggu kemudian  “Mbak Jingga, ini ada temennya datang. Namanya Mas Aryo, katanya mau jemput Mbak Jingga. Bapak minta tunggu di taman depan saja ya.” Pak satpam menelpon Jingga di suatu sore. Saat itu Jingga baru saja masuk setelah mendapatkan cuti satu minggu. Tidak ada pembicaraan antara dirinya dan Reino. Wajah Reino sendiri masih terlihat tidak ramah. Hanya meminta Jingga untuk membuatkan kopi hitam di pagi hari. Sudah itu saja. Setelah itu Reino berada di ruangannya. Hanya keluar saat makan siang itu pun karena Abdi yang mengajaknya. Tapi menjelang jam lima sore, Abdi mengajak Reino mengopi  dan mengobrol santai. Mata Reino sering kali melirik ke arah Jingga, mencuri pandang. Reino menyilangkan kaki, menyenderkan punggung ke sandaran sofa sambil mengangkat cangkir kopi panasnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN