“AZKA! KA-” Seketika, Chessy membeku di tempatnya ketika melihat beberapa orang pria berada di ruangan Azka. Dan parahnya lagi, mereka semua tampak tengah mendiskusikan masalah yang cukup serius. “Maafkan saya, Pak. Saya sudah berusaha untuk mencegah Nona Chessy. Tapi, Nona Chessy tetap memaksa untuk masuk dan bertemu Anda,” jelas Prima dengan kepala menunduk. “Keluarlah,” pinta Azka. “Baik,” ucap Prima kemudian beranjak dari ruangan pria itu. “Masalah ini akan kita bahas di rapat selanjutnya,” ujar Azka pada beberapa direktur di hadapannya. Para direktur tersebut pun mengangguk setuju kemudian langsung pamit dari sana. Menyisakan Azka dan Chessy yang hanya tinggal berdua di ruangan tersebut. “Ada apa lagi kau kemari? Apa keributan yang kau lakukan waktu itu masih belum cukup? Sekara

