45. Bersama Alaina

1213 Kata

Tidak butuh waktu yang lama, dalam satu jam Noah dan Alaina sudah akrab. Lagi pula, Noah bukanlah anak yang pemalu dan sombong, jadi ia bisa dengan cepat mengakrabkan diri dengan Alaina, anak perempuan yang cukup pemalu. “Bosan, Noah. mainan kamu robot sama mobil-mobilan semua,” keluh Alaina yang merasa kebosanan memainkan mainan yang Noah miliki. “Emang kamu mau main apa?” tanya Noah. Ia meletakkan robot di tangannya begitu saja ke lantai yang beralaskan karpet berbulu yang halus. “Main masak-masak sama main rumah-rumahan.” Alaina menjawab tanpa ragu. Noah menggaruk kepala belakangnya, dahinya mengerut menatap Alaina. “Tapi aku nggak punya mainan yang kayak gitu,” balasnya. “Yahh, aku kira ada.” Alaina mendesah kecewa. “Besok kamu main ke sini lagi?” tanya Noah. Alaina sempat berpik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN