36. Family Time

1065 Kata

Drrttt… drrttt… “Hape Papa bunyi,” ucap Noah pada Aidan. Aidan tersentak lalu mengambil ponselnya yang ada di meja. Ternyata Simon lah yang menelepon dirinya. Aidan melirik Noah sekilas lalu berdiri dan berjalan menjauh, ia tidak ingin Noah mencuri dengar percakapannya. “Ada apa?” tanya Aidan to the point. “Dia tidak mau bicara Tuan, sejak tadi Dean Adams hanya menatap saya dengan datar. Padahal seorang polisi juga sudah menekannya, tapi dia masih tampak santai,” adu Simon. Suaranya terdengar jelas bingung. “Liana memaafkannya.” “Hah? Maksud Tuan?” Jelas Simon kurang mengerti dengan kalimat super duper to the point seperti Aidan. “Masa otakmu nggak nyampai untuk nyerna ucapanku?” balas Aidan sadis. “Maaf Tuan, tapi memang Tuan bicara setengah-setengah. Kalau Nyonya Liana memaafkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN