Untungnya saat memutuskan kembali ke rumah asalnya, Giselle dapat tidur dan beristirahat dengan tenang dan nyaman. Sebelumnya, ia sempat khawatir akan susah beristirahat atau bahkan merasa tidak kerasan. Selesai mandi, sekitar pukul tujuh pagi, kamar Giselle terdengar diketuk. Membuka pintu, dirinya mendapati asisten rumah tangga yang minta Gerald untuk menghampirinya. "Sarapan sudah siap, Mba Giselle. Ditunggu Pak Gerald di ruang makan." Giselle mengangguk sembari melempar senyum. Bangkit dari duduknya, ia lantas ikut melangkah keluar menuju ruang makan. Sepanjang dirinya melangkah dari lantai dua menuju ruang makan, Giselle perhatikan dengan seksama, tidak banyak yang berubah dari tata letak seluruh barang-barang di rumah lamanya tersebut. Baik furniture, ruang kerja, ruang santai, d