..**.. Mereka tengah menikmati sarapan bersama. Dengan beberapa pembicaraan pagi mereka yang akhirnya membuat mereka semua para besan menjadi lebih dekat lagi. Ketiga kepala keluarga itu terus membincangkan masalah-masalah yang belum diselesaikan termasuk pernikahan putra dan putri mereka, Dyrta dan Chandly. Walaupun ada Agha disana, tapi mereka tidak lagi segan membahas itu. Setelah masalah yang menimpa rumah tangga putra dan putri mereka, akhirnya mereka bisa mengikhlaskan semuanya. Dan satu hal yang selalu diingatkan, bahwa apapun masalah yang menimpa rumah tangga putra dan putri mereka. Mereka akan menjadi penengah untuk mereka. Mereka juga sudah mengunjungi makan almarhumah kedua cucu mereka di Green-Wood Cemetery bersama. Walaupun mereka tahu, Dyrta masih