Saat bangun pagi, Kiyara sudah tidak mendapati Rey berada di apartemen. Ia hanya menemukan sarapan pagi di meja makan lengkap dengan sebuah notes yang tergeletak di bawah cangkir berisi teh hangat. Rey memberinya catatan hanya untuk memberitahu jika pakaiannya yang semalam sudah kering dan siap pakai, ada di dalam kamar Rey. Setelah minum segelas air putih, Kiyara menyantap sarapan pagi yang Rey tinggalkan untuknya. Makanannya enak, karena sebenarnya Rey ini pintar masak, Kiyara kalah jauh, tapi jarang mau turun ke dapur. Saat masuk ke kamar hendak mandi, mata Kiyara terganggu dengan pemandangan yang ada di ranjang tidur Rey, pakaian miliknya berjejer rapi di sana termasuk bra dan celana dalamnya. Sepertinya Rey sudah menyetrika pakaiannya. Wajah Kiyara memerah, Bisa-bisanya Rey meny

