Dua tahun waktu yang Rey dan Kiyara sepakati akhirnya habis juga, terasa begitu cepat bagi keduanya. Mungkin karena tidak mereka jadikan sebuah beban. Selama dua tahun ini hubungan mereka baik-baik saja. Tidak pernah ada masalah apalagi bertengkar. Diantara mereka juga tidak ada yang menuntut apapun, baik waktu, maupun perhatian. Seperti itulah hubungan rumah tangga yang di jalani bukan atas dasar cinta, melainkan kebutuhan. Sampai hari ini Kiyara menyadari jika waktu dua tahun mereka sudah hampir habis. Hari ulang tahun pernikahan mereka tinggal dua hari lagi. Khusus malam ini, Kiyara menunggu sang suami pulang, ada yang harus segera di bicarakan. "Kamu ketiduran, Ya?" Kiyara segera membuka matanya, ia memang sengaja menunggu Rey di ruang tengah supaya tidak ketiduran. "Belum, aku

