Extra Part 3

2537 Kata

Wilujeng Kupikir Kai tidak akan menemuiku lagi setelah tadi pagi dia pergi dengan wajah penuh kecewa. Tapi ternyata dugaanku salah. Lelaki yang lebih muda dariku itu rupanya datang kembali, dengan memperlihatkan senyum manisnya seperti biasa. Membuatku mau tak mau membalas senyumnya. Ke mana perasaan kecewanya tadi? "Hei, udah enakan ya?" Kaivan duduk begitu saja di sisi ranjang. "Seperti yang kamu lihat." Kuperlihatkan wajah sumringahku. "Baguslah, biar cepet pulang dan ngajar lagi." Kai berkata seperti biasa. Seperti tidak ada permasalahan yang membuat hubungan kami merenggang. Bisa dikatakan berakhir. "Kai ...." "Hmm." "Makasih udah mau ke sini lagi." Kai melihatku sebentar, sebelum menjawab. "Sejujurnya aku berharap kamu bisa berubah pikiran. Tapi, aku tahu itu nggak mungkin.

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN