Suasana duka masih terasa pekat dalam rumah tempat tinggal keluarga Aryadwipa. Selain keluarga inti Aryadwipa tentu tidak ada yang tau mengenai apa yang sudah dilakukan sang nyonya besar pada anak tirinya sendiri. Para tetangga dan kolega Tirta Aryadwipa masih ada datang untuk melayat untuk menyampaikan rasa bela sungkawa. Cilla masih lebih banyak mengurung diri dikamar pasca menemui para pelayat dan begitu juga keluarga yang lain satu per satu bergantian menemui para tamu lalu kembali ke ruangan pribadi masing-masing untuk mengurusi apa yang perlu mereka urus. Tirta Aryadwipa sendiri lebih memilih untuk berada di dalam ruang kerjanya sambil memikirkan langkah selanjutnya yang harus ia ambil pasca perubahan dalam keluarganya ini setelah selesai menemui para pelayat yang datang ke kediamann

