ONID.053 SEDIKIT BERBOHONG Setelah melihat tiga orang yang sangat mencuri perhatianku itu memasuki ruang aula, aku terus memperhatikan kemana tiga orang itu mleangkah. Aku memperhatikan mereka tanpa mempedulikan yang lain karena takut akan kehilangan jejak Ariella Xander. Dan sangat kebetulan sekali Dewi Fortuna sedang berpihak padaku. Ketiga orang itu berjalan ke arahku dan duduk di meja yang ada di samping meja aku dan Aslan Kiral duduk. “Exel, tunggu di sini. Aku akan pergi ke sana sebentar.” Aslan Kiral berbicara padaku dan pergi dari meja tempat kami duduk. Sedangkan aku hanya menagnggukkan kepala menanggapinya tanpa menoleh padanya. Saat aku terus memperhatikan ketiga orang itu hingga duduk di meja yang tidak jauh dari mejaku, tiba-tiba mataku dan mata Tuan Abraham Xan

