Panggil aku sweety!

2000 Kata

Berhadapan dengan orang asing yang hampir di kenali oleh Brielle bukanlah hal baik untuk dia sendiri, tatapan mata lelaki tak di kenalnya ini membekukan darah Brielle dalam sekejab. Meskipun hanya sekilas akan tetapi lirikan lelaki itu mampu menumbuhkan rasa ketakutan luar biasa bagi Brielle. “Toilet, oh tidak aku tak tahu kapan pesawatnya akan berangkat tapi aku harus ke toilet” gumam Brielle sedikit melunturkan ketakutan. Lelaki itu tak bergeming namun Brielle tahu pasti tengah di perhatikan, Brielle segera mengemasi barang-barangnya lalu pergi menjauh dari lelaki yang berpotensi membahayakannya. Brielle berjalan sedikit cepat sembari menghidar dari orang-orang yang bergerombol untuk protes pada petugas. Brielle berbelok ke lorong menuju toilet, jalan Brielle sedikit cepat tak ingin l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN