HD | Pengakuan Adam

1516 Kata

Selepas permainan panas mereka kali ini, Ayana tak langsung tertidur seperti biasanya. Gadis itu masih terjaga dan menatap langit-langit kamar Adam dalam keheningan. "Kenapa tidak tidur?" suara berat yang berasal dari sampingnya, membuat Ayana sedikit tersentak. Gadis itu menoleh, mendapati sepasang netra jelaga tengah menyorotnya dengan teduh. Ayana menghindari tatapan Adam dengan kembali menatap lurus ke atas. Hembusan napas kasar terdengar jelas dari gadis itu. Membuat Adam menarik sebelah lengannya untuk dijadikan tumpuan kepala. Lalu menatap Ayana dengan pandangan menerka. "Ada apa?" Adam kembali bertanya yang kali ini direspon oleh Ayana dengan gelengan. "Ayana.. bingung sama sikap Om Adam." kebingungan nampak jelas di mata gadis itu saat ini. Adam tak langsung membalas ucapan A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN