Millie POV Aku terbaring pasrah ketika Om Adam mulai melucuti semua kain yang melekat di tubuhku. Pria itu dengan lembut mengecupi setiap jengkal tubuhku dari mulai kaki hingga kepala. Membuatku merasa seakan sangat dipuja oleh pria ini. Bagaimana aku bisa menahan diri jika dia begitu lihai memainkan tubuhku? Bagaimana aku bisa menekan perasaanku jika dia begitu lembut memperlakukanku? Lagi-lagi aku kembali terjerumus ke dalam pesonanya. Benih-benih rasa ini semakin hari kian dalam. Membuatku menjadi sosok egois yang menginginkan dia hanya untukku saja. Sekali lagi aku melenguh, ketika bibir tebal yang kini berada di antara dua kakiku itu menghisap cairan basah yang memenuhi vaginaku. Dengan sengaja aku semakin menekan kepalanya hingga semakin tenggelam di antara dua kakiku. Aku me

