Mila dengan buru-buru masuk ke dalam ruangan Adriel sambil mengenggam erat tangan pria itu. Adriel dengan santai mengikuti Mila. Mila dengan perasaan kesal menutup pintu ruangan Adriel karena ia merasa kalau dirinya dan Adriel perlu bicara. Mila pun langsung bersedekap sambil menatap Adriel serius, Namun Adriel lagi-lagi menghela nafas lega kemudian berucap, "Untung kita udah berhasil kabur..." Adriel berucap dengan nada lega, "Bentar.. Bentar.." Dengan cepat Adriel langsung berusaha menuju mejanya yang tertutup spanduk besar untuk mengambil remote rahasianya. Dalam sekejap mata dinding hitam gelap itu berubah menjadi transparan dan suara diluar terdengar ke dalam. Mila membulatkan matanya melihat semua itu. Adriel dengan santai bersedekap sambil memperhatikan keempat anak buahnya yang s

