KEMBALINYA SANG PENEROR

1504 Kata

Daniel masih menatap layar ponselnya yang masih memperlihatkan sikap pantang menyerah Keira. Meskipun dibiarkan berdering hingga terputus sendiri, panggilan itu terus berulang seakan mendesak untuk segera digubris. Tidak tahan mendengar dering itu lagi, akhirnya Daniel mematikan ponselnya. Kemunculan nama Keira membuat semangatnya hilang, ia tak lagi berniat melanjukan pekerjaan hari ini walau masih ada yang harus ia selesaikan. “Lusi, masuklah ke ruanganku sekarang.” Perintah Daniel saat menghubungi sekretarisnya via telpon kantor. Tak lama kemudian wanita itu masuk dengan wajah tenang, memberi salam lalu menanyakan kepentingan yang ingin bosnya sampaikan. “Aku mau pulang sekarang, tolong tunda dulu kerjaanku hari ini. Atur ulang untuk besok, rapatnya juga kita tunda besok saja.” Ujar D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN