“Selamat pagi tuan, apa yang anda minta sudah saya siapkan. Silahkan untuk diperiksa, barangkali sesuai dengan yang anda harapkan.” Seorang pria yang merupakan tangan kanan Brian, membungkukkan badannya setelah menyampaikan informasi itu. Perlahan ia kembali menegakkan badan dan menatap ke arah bosnya untuk melihat ekspresi pemuda itu. Brian tersenyum seringai, terlalu dini berpuas hati sebelum ia melihat langsung hasil kerjaan asistennya. “Hmm... Apa masih ada orang kita di sana? Video call saja, aku mau lihat langsung lokasinya.” “Ada tuan, baiklah sebentar saya sambungkan.” Jawab asisten itu ramah, kemudian meronggoh ponsel yang ada dalam sakunya. Berusaha terhubung dengan kaki tangannya. Setelah ada jawaban dari sana dan menyampaikan maksudnya, pria itu bergegas menyerahkan ponselnya

