BAB 23

1302 Kata

Sebelum Tamia menjawab, sesosok pemuda jangkung dengan rambut undercut muncul. “Will!” seru Kinara terkejut. Yang diteriaki juga balas berseru, lalu mereka berpelukan seperti Teletubbies. “Sejak kapan lo di Indo?” tanya Kinara antusias. Kangen juga dia dengan bungsu di keluarga Tamia ini. “Dua hari yang lalu. Kabar baik, KinKin?” tanya Will. “Baik, baik. Berapa lama di sini?” William atau Will, adalah adik semata wayang Tamia. Sejak dulu Will memang sok akrab dengan sahabat-sahabat kakaknya. Namun, sejak kuliah di Singapura dan sekarang bekerja di sana, cowok itu jadi jarang muncul. Hanya sesekali saja dia nimbrung saat sedang liburan di Indonesia. Jika Will ada, dialah yang bertugas untuk tetap sober dan menjadi supir untuk mereka berempat. “For good. Kan gue di sana cuma magang se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN