158

1192 Kata

Shakka terkekeh melihat putranya yang tidur dengan mulut terbuka. Mata bocah itu juga sedikit terbuka yang kalau kata Mama adalah ciri-ciri anak nakal. Ia menyelimuti putranya yang kelihatan sangat kecapaian. Bagaimana tidak capek kalau kerjaannya seharian adalah bicara. Gentala jelas butuh kegiatan agar anak itu tidak bicara sepanjang hari. Shakka yang merespon tiap perkataan putranya saja butuh minum beberapa kali karena merasa kerongkongannya kering. Pria itu juga sudah meminta putranya untuk bermain games yang ada di ponselnya tapi Gentala menolak. Dan dari percakapan mereka sebelum putranya itu tidur, Shakka pikir ia tau kemana harus mengarahkan Gentala selanjutnya. Beberapa saat kemudian Wyne keluar dari kamar mandi. Shakka sudah membuka kedua lengannya. Siap untuk menerima Wyne yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN