Pulang bekerja, June sudah dimanjakan dengan makanan yang baunya sampai ke ambang pintu. Terbukti bahwa makan malam mereka kali ini tidak hanya baunya saja yang enak. Entah ini masakan Wyne yang memang enak dari biasanya atau justru makan malamnya terasa enak karena sepanjang makan malam adiknya yang sering mengeluh tersenyum lebar. Paham kan bedanya? “Ada apaan nih, Wyn?” tanya June. Senyum Wyne sama sekali tidak menyembunyikan sesuatu, June tau itu. Tapi apa yang bisa membuat sang adik begitu bahagia? Bukan jawaban berupa kalimat, June hanya mendapati gelengan riangnya Wyne. “Lo udah punya cowok baru ya?” tanya June lagi. Lagi, Wyne menggeleng. “Apa lo.. balikan sama-” “Engga lah!” Dan June tau harusnya ia tidak membahas Agwa saat Wyne sedang berada di puncak kebahagiaannya sepert