Reika memandangi pria yang sedang ada dihadapannya ini. Pria yang membuat dirinya menjadi pusat perhatian padahal dirinya paling benci menjadi pusat perhatian. Dua puluh dua tahun hidupnya menjadi sorotan media dan kini pria yang ada di hadapannya ikut-ikutan membuat hidupnya semakin rumit saja. "Apa yang Dokter inginkan sebenarnya?" Reika bertanya dengan nada dingin dan wajah datar menatap Javas Anthony yang kini sedang duduk dihadapannya dengan menopang wajahnya menatap Reika dengan binar bahagia. Javas yang berhasil menarik Reika dengan pesonanya pun bahagia bukan main. Javas mendatangi stase bedah tempat Reika berada saat ini dan melihat jam praktek hari ini sudah berakhir semua dan dokter penanggung jawab sedang beristirahat, Javas melobi dokter yang bertanggung jawab untuk membiark

