Reiner nampaknya harus semakin rajin berolahraga karena rahangnya semakin hari semakin aktif apalagi ternyata Giska memiliki bakat terpendam sebagai koki yang hebat. Semua yang Giska masak tidak ada yang gagal dan tidak ada yang pernah pria itu lewatkan. Lagi-lagi sebuah anugerah bagi seseorang yang berengseek bisa memiliki kehidupan yang baik dengan istri dan anak-anak yang manis serta jangan lupakan karir yang cemerlang dan harta yang lebih dari cukup untuk menghidupi keluarganya. Memang terkadang dunia ini tidak adil. "Kamu lagi masak apa, Hon? Wangi bangeetttt..." Si rahang aktif muncul. Reiner memasuki dapur dan mengerutkan alisnya melihat istrinya dengan perut besarnya yang tinggal menunggu hari masih sibuk di dapur membuat sesuatu. "Lho, katanya kamu kepengen sup merah. Ya, aku

