138 MOMENT PERIH

1336 Kata

Keajaiban masih berpihak pada Rio meski belum bisa dikatakan selamat, namun setidaknya masih ada harapan untuk terus hidup, sisanya tergantung semangat Rio apakah bisa tersadar dari koma atau tidak. *** Rea terus memegang tangan kanan Rio agar segera tersadar dari koma, Ibunya juga di samping Rio penuh harap agar anaknya segera membuka mata. Di luar ruangan, teman-temannya duduk di kursi tunggu bersama Ayahnya Rio juga. "Maafkan Kevan, Om. Gak bisa menjaga Rio dengan baik," ucap Kevan merasa bersalah. "Kamu tidak salah Kevan, semua ini sudah menjadi takdir, semoga Rio segera tersadar," balas Om Renald. Kevan hanya terdiam mendengar itu, dalam hatinya tetap merasa bersalah. "Sebenarnya gadis itu siapa?" tanya Om Renald. "Dia... dia...," jawab Kevan sedikit bingung mengenai hubungan R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN