Anisa Enam bulan sudah Nadira meninggalkan kami. Di bulan pertama tidak ada perubahan yang berarti dari Mas Bayu. Atau mungkin memang aku yang tidak peka karena sibuk mengurus Bara. Begitu juga pada bulan kedua dan ketiga. Aku masih merasakan kalau Mas Bayu masih sama. Meskipun merasa kehilangan Nadira, tapi dia masih menunjukkan rasa sayang dan perhatiannya padaku. Tapi memasuki bulan ke empat, aku mulai merasakan kalau Mas Bayu berubah. Dia sering melamun, bahkan tidur sering mendahuluiku. Waktunya dia habiskan untuk lembur. Setelah sampai rumah, dia akan bermain bersama Bara, setelah itu dia akan pamit untuk tidur. Seolah membatasi komunikasi denganku. Saat tidur dia memunggungiku. Aku hanya bisa memperhatikan punggungnya. Sambil menahan isakku agar Mas Bayu tak mendeng

