"Sudah berakhir? Tidak ada hal yang kamu sembunyikan? Pertemuan dengan Clif, hanya di kedai? Tak ada lagi pertemuan lain?" San memberikan banyak pertanyaan kepada Tora yang dari kemarin tinggal di ruangan bawah tanah yang agak pengap. Meskipun tidak diikat, tapi Tora tak berkeinginan untuk pergi atau kabur dari sana. Ia menyadari tak lagi memiliki kekuatan yang cukup. "Ya, seperti yang kau lihat. Aku sudah pasrah dengan apa yang mungkin terjadi dengan hidupku setelah ini. Mau kau apakan aku, dengan cara apa kamu menyingkirkanku, silakan saja. Bebas. Aku tidak peduli lagi. Dan pacarmu itu, aku mau cerita sedikit." Tora memberi isyarat agar San mendekat. Lebih dekat, Tora berbisik. "Dia, lumayan seksi juga." Seketika San melayangkan tinju kepada Tora. "Jangan main-main, sialan!" Tora t

