Sepersekian detik kemudian Zyzy sudah berada di pelukan pria itu. “I miss you.” Zyzy memejamkan mata, tangannya bergerak memeluk pinggang pria itu yang adalah Athar, Zyzy sebenarnya juga merindukan Athar, tapi ia pendam karena tak mungkin ia memaksakan diri bertemu Athar, Athar dirasa masih terlalu kaku dan cuek dalam hubungan mereka dan Zyzy hanya menunggu. Tapi saat ini Athar sudah mulai melembut dan berinisiatif datang mengunjunginya di Bandung, Zyzy merasa Athar berusaha membuat hubungan mereka hidup seperti hubungan percintaan pada umumnya. Athar mempererat pelukannya, ia memang baru kali ini menjalin hubungan serius dengan seorang gadis, Zyzy adalah gadis pertama yang mampu memporakporandakan perasaannya. baginya ini adalah hal baru tapi ia ingin membuat Zyzy nyaman bersamany