Handuk kecil tadi Juna lemparkan saja di atas sepeda statis dengan perasaan kesal, lalu dia mematikan AC dan memutuskan untuk turun lagi menuju kamarnya. Bagaimana tidak kesal coba? Effort buat nelpon saja sudah pol - polan, tapi harus tertunda gara - gara David datang, sialan banget! Paling tidak satu atau dua jam yang akan datang baru David pulang, padahal sekitar satu jam lagi pasti mereka sudah menuju rumah eyangnya, bagaimana caranya mau nelpon? Huuuft ... ada - ada aja deh! Kekesalan Juna berakhir di tempat tidur, dia ketiduran, tahu sendiri kalau orang kesal tidur, kalau tidak dengan ekspresi cemberut, ya mimpi buruk. 'Tok .. Tok ..' ART datang lagi mengetuk pintu kamarnya, dengan langkah gontai Juna menuju pintu kamarnya. "Kenapa?" tanya Juna agak ketus dan matanya setengah te

