Pulang dari salat Jumat dan makan siang dengan yangpa, Juna tidak langsung pulang ke rumahnya. Dia bertemu dengan Shaka yang baru saja pulang sekolah, seperti biasa, dia ikut ke kamar Shaka dulu, mau main PS. "Paman, besok jam berapa berangkatnya?" tanya Shaka sambil menggantung tas ranselnya dan membuka kancing seragam sekolahnya. "Subuh." "Subuh banget? Memangnya jam berapa dari rumah?" "Maksudnya subuh dari rumah, berangkatnya jam tujuh pagi." "Oh, kirain terbangnya subuh beneran, alamat bangun tengah malam." "Enggak lah, pilotnya masih molor kayaknya," jawab Juna sambil tertawa. Pada saat bersamaan, ponsel Juna bergetar. Dia merogoh sakunya untuk mengambil ponsel tersebut, ada nama Ervin yang memanggilnya. Juna melihat jam, sekarang pukul lima sore waktu Melbourne, pantas saja

