Bab 17 - Yasa Badmood

1378 Kata

Yasa memasuki dapur dan seketika pandangannya terpaku ke arah meja makan yang di atasnya sudah terdapat bermacam makanan. Dia pikir Nara tidak akan menyiapkan sarapan untuknya lagi setelah mendengar kata-katanya semalam. Hanya ... kenapa ada jarak antar makanan yang terkesan sekali membedakan? Nara yang menyadari keberadaan Yasa pun meninggalkan cucian piringnya. Gadis itu beranjak—berdiri di tepian meja. Bersiap menghadap Yasa yang saat itu mulai menunjukkan raut wajah tak biasa. “Saya minta maaf jika Tuan tidak suka. Namun, apa yang saya lakukan bukan tentang merepotkan, tidak butuh atau yang lainnya. Saya hanya melakukan kewajiban saya sebagai anggota rumah ini dan mengenai sarapannya, tentu tuan tidak perlu khawatir. Saya sudah meminta pak Burhan membelikannya di restoran yang bias

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN