Sore ini, Umi Ayu, Dini dan Adam sudah berada di tempat pemakaman umum. Jenasah Aby Dian sudah siap untuk di masukkan ke dalam liang lahat sebagai tempat peristirahatan terakhir yang abadi. Umi Ayu terus melihat proses pemakaman dari awal hingga akhir bersama Dini. Kedua wanita, Ibu dan anak itu saling berpelukan memberikan semangat satu sama lain. Dini yang selalu memberikan kata sabar dan tegar membuat Umi Ayu bisa kuat berdiri dengan kedua kakinya di tempat pemakaman umum. Adam ikut turun ke dalam liang lahat membantu mengantarkan Aby Dian ke peristirahatannya yang terakhir. "Umi kuat ... Umi pasti bisa," bisik Dini di dekat telinga Umi saat jenasah itu sudah berada di bawah dan mulai tertutupi sedikit demi sedikit tanah merah yang mulai menggunduk dan di beri nisan bertuliskan nama

