Tania mengalihkan tatapan pada keluarganya. "Papi, Maalik, Serena, kalian pilih-pilih saja bajunya. Pilihkan untuk Maira juga ya, Serena." "Baik, Mami." "Mami ingin kita pulang?" Tanya Banyu sambil berlutut di hadapan Meera. "Papi, sama anak-anak pilih-pilih saja yang ingin dibeli. Mami tunggu di sini saja." "Benar Mami tidak apa-apa?" "Iya, Papi. Ayo Neng, sana pilih bajunya. Pilihkan adik kalian ya, Si Papi tidak bisa memilih nanti." Rara, dan Lala tertawa. "Papi itu jagonya kalau memilih pakaian, Mami." "Ya sudah sana." Keluarga Tania, dan keluarga Meera menjauh. "Saya senang melihat keluarga bahagia seperti kalian." "Keluarga Ma ... engh, keluarga Ibu juga terlihat sebagai keluarga bahagia." "Alhamdulillah." Tania menarik nafas dalam, ditolehkan kepala untuk melihat Meera

