PART. 49

660 Kata

Happy reading Sejak istrinya hamil, Banyu berangkat ke pasar tanpa membangunkan istrinya. Ia biarkan istrinya tidur, sampai nanti waktu subuh, baru putrinya yang membangunkan. Banyu sudah bersiap untuk berangkat. Ia berdiri di dekat kasur. Ditatap lekat wajah istrinya yang tidur hanya memakai selimut. Tanpa pakaian sama sekali. Karena tadi malam mereka bercinta. Banyu membungkuk. Dikecup lembut kening, dan bibir Meera. Lalu ia singkap selimut, agar bisa mencium perut istrinya. Banyu menegakan punggungnya. Kembali ditatap wajah istrinya. Banyu tidak memahami, kenapa perasaannya selalu mengatakan kalau yang tinggal bersamanya bukanlah Mira istrinya. Meskipun sangat jelas, tubuh Mira yang bersamanya. Banyu merasa, hilangnya ingatan Mira bukan karena amnesia, tapi karena memang bukan jiwa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN