Pagi itu, rumah Leo dan Naya sudah riuh sejak matahari terbit. Lara dan Lino, bayi kembar mereka yang kini berusia satu tahun setengah, sudah bergerak aktif di ruang tengah. Lara mencoba meraih mainan yang tergantung di atas, sementara Lino sibuk mengejar bola kecil yang menggelinding di lantai. “Leo… kamu nggak sadar kalau rumah kita ini kayak arena permainan raksasa?” keluh Naya sambil menyiapkan sarapan bayi. “Kadang aku merasa lebih capek dari bayi-bayi ini.” Leo tersenyum, menatap bayi-bayi itu. “Justru itu, Nay… rumah kita penuh energi positif. Coba lihat, mereka bahagia. Itu yang penting. Hal yang lain-lain kesamping kan dulu. Mereka sedang aktif-aktifnya,” sahutnya membela kedua anaknya. Naya menepuk dadaa Leo. “Kamu selalu saja belain mereka. Gimana nanti kalau mereka jadi lebi

