Ditakdirkan

2298 Kata

Zack berdiri di balkon membiarkan tatapan matanya jatuh pada samudra yang luas membentang di hadapannya. Dahinya berkerut heran merasakan kepedihan di dalam dadanya yang menyayatnya bagaikan serpihan kaca. Bagaimana mungkin seorang gadis kecil seperti Katia bisa melukainya seperti ini. Cahaya putih sekilas tampak berkelebat di ujung matanya menandakan portal yang di buka. Tangannya menggenggam railing tangga lebih keras seakan berharap ikut meremukkan rasa kehilangan yang ada di relung hatinya. Seth telah membawa gadis yang dicintainya pergi, dihelanya nafasnya pelan pelan. Tiba tiba telinganya menangkap  sebuah suara langkah kaki yang berjalan pelan. Zack membalikkan badannya, kaget. Katia memandanginya dengan mata lebarnya yang gelap. Tubuh kurusnya hanya terbalut kaos dan jeans yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN