Jauh di laut yang paling dalam, Hes berjalan menyusuri lorong berhiaskan obor bercahaya biru yang berderet di dindingnya. Langkahnya bergema mengetuk ngetuk lantai batu alam diikuti bunyi derit air dari sepatu boots nya yang basah. Tetesan tetesan air laut yang berasal dari bajunya yang basah meninggalkan jejak disepanjang jalan yang dilaluinya. Dewa Pandai Besi yang bertugas membuat senjata untuk para dewa itu datang untuk memenuhi undangan dari Peetr. Kemampuannya dalam membuat senjata sudah diakui oleh semua Mahkluk Abadi, membuatnya menjadi salah satu dari 12 Dewa terkuat di alam semesta kendati umurnya sebagai seorang dewa masih tergolong muda. Hampir semua senjata yang digunakan para mahkluk abadi dibuat olehnya. Terkecuali helm milik ketiga saudara yang adalah hasil tempaan gurun

