Ingin terus bersama

2097 Kata

BRAKK Pintu putih salah satu ruang rawat inap di buka dengan kasar. Membuat tiga orang di dalam nya tersentak. Satu pria sedan terbaring di bansal dengan wajah di penuhi luka lebam dan memar. Seorang wanita muda cantik duduk di sisi kanannya. Dan seorang wanita paruh baya duduk di sisi kirinya. Ketiga nya menatap kaget ke arah pintu. "Apa rencana loe Adam ?!" Tanya Shani dengan wajah amarah dan nada tinggi. Berjalan cepat mendekat pada bansal. "Shani kamu kenapa sih ? Datang - datang langsung marah - marah " tanya wanita paruh baya itu dengan lembut. "Jawab Dam, cabut gak tuntuttan loe terhadap Keynal " ujar Shani dengan marah. Adam yang sedang berbaring itu hanya tersenyum licik. "Enggak semudah itu kak, loe gak liat gue sekarang gimana ? Ini semua ulah dia " ujar Adam dengan mala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN