Aruna merasa cemas, apalagi Gemal Candrama menatap Gatra dengan tatapan dingin. Gatra menghembuskan napas kasarnya dan ia membalas tatapan Gemal dengan tatapan tak kalah dingin. "Cucu-cucu Papi belum pantas tinggal bersama kalian," ucap Gemal Candrama. Gatra menatap Vivian dengan tatapan sendu, membuat Gemal mengeraskan rahangnya. "Jangan berpikir meminta bantuan Mamimu agar membuatku luluh dan membiarkanmu tinggal bersama cucu-cucuku!" Ucap Gemal. "Tidak ada yang sempurna di dunia ini Pi, sama seperti Gatra yang pasti banyak kesalahan tapi orang tua mana yang bisa berpisah dari anaknya," ucap Gatra. "Orang tua mana? Kamu orangnya, sekarang Papi tanya sama kamu, apa kamu menemani Aruna merlahirkan? Apa kamu selalu berada disamping anak-anakmu?" Tanya Gemal dan ia butuh penjelasan dari pu