Semalam tidur sekamar dengan Bella dan juga Sandra menjadi hadiah terindah yang dia rasakan. Tidurnya semakin nyenyak waktu Bella juga memeluknya. Namun tengah malam harus terbangun dari mimpi indah usai Sandra bangun untuk meminta ASI. Tapi tidur itu berlanjut lagi lebih nyenyak ketika anaknya tertidur. Hari di mana dia sekarang telah mulai bekerja lagi dan sedang memeriksa draft yang diberikan oleh Bara kepadanya. Dilihatnya beberapa proyek memang baru saja selesai dan juga ada perencanaan yang harus dia cek ulang berkali-kali sebelum eksekusi di lapangan. Waktu dirinya sedang fokus bekerja, pintu ruangannya diketuk beberapa kali. Sampai Alan menarik napas dan berkata. “Masuklah!” Waktu dia kembali fokus pada pekerjaannya. “Papa,” Alan mengangkat kepalanya melihat kalau si gadis ke

