41

1629 Kata

Mobil SUV hitam milik Dewa perlahan berhenti di depan sebuah pagar rumah bergaya klasik modern yang asri. Lintang buru-buru meraih kembali rantang susun di kursi belakang, bersiap untuk turun demi menghindari tatapan intens dari sang bule yang sejak tadi sukses membuat jantungnya berolahraga. Begitu Lintang mengetuk pintu jati rumah tersebut, tak butuh waktu lama sampai daun pintu terbuka, menampilkan sosok wanita seumuran dengan Ibun berwajah teduh yang sangat familier. "Lho, Lintang? Ya Allah, Nduk!" Bude Bella langsung memekik pelan saat melihat siapa yang berdiri di ambang pintu rumahnya. Mata wanita itu berbinar haru. Tanpa mempedulikan rantang yang dipegang Lintang, Bude Bella maju selangkah dan langsung merengkuh tubuh keponakan perempuannya itu ke dalam pelukan yang sangat erat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN