45

1709 Kata

Begitu langkah kaki Lintang melewati sekat pembatas ruang tengah, atmosfer di ruang tamu mendadak berubah menjadi sangat senyap. Semua atensi seketika terpusat pada sosok gadis itu. Namun, dari sekian banyak pasang mata yang menatapnya, hanya ada satu sorot mata yang membuat seluruh dunia Lintang seakan berhenti berputar. Sadewa, yang duduk tegap di seberang ruangan, langsung terpaku. Sepasang manik mata abu-abu pekatnya mengunci sosok Lintang tanpa berkedip sedikit pun. Di dalam hatinya, Dewa tak bisa menahan rasa takjub yang luar biasa. Gadis berkaos yang biasanya terlihat acak-acakan dengan jepitan rambut beruang di sebelah rumahnya, kini menjelma menjadi sosok yang teramat anggun. Gaun midi berwarna navy blue itu melekat sempurna di tubuh Lintang, mempertegas siluet femininnya dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN