Ketukan pelan di pintu ruang VIP menghentikan aktivitas makan pagi keluarga Aryadinata. Detik berikutnya, pintu kayu kokoh itu terbuka, menampilkan sosok Reksa yang melangkah masuk terlebih dahulu. Namun, yang membuat Bramasta dan Kalinda seketika tertegun adalah dua sosok paruh baya yang berjalan anggun tepat di belakang keponakan mereka, disusul oleh Dewa yang menutup barisan. "Lho... Mbak Naomi? Mas Dewangga?!" Kalinda hampir saja menjatuhkan mangkuk bubur di tangannya. Ia langsung bangkit berdiri dengan mata membelalak tak percaya. "Kalinda! Ya Allah, Mbak!" Naomi tidak bisa menahan emosinya. Wanita anggun itu langsung setengah berlari menghampiri sahabat lamanya, memeluk Kalinda dengan sangat erat demi menyalurkan rasa rindu sekaligus simpati atas musibah yang menimpa Lintang. Di

