Malam itu Celina tidak bisa tidur dengan tenang. Kepalanya dipenuhi kecurigaan yang membuatnya tidak bisa berpikir jernih. Jam dinding menunjukkan pukul dua. Celina terpejam sebentar-sebentar, tahu-tahu sudah pukul empat subuh. Ia membolak-balik tubuhnya di ranjang untuk mengusir resah yang mengendap dalam benaknya. Ia merasa bersalah. Apakah Julien kecewa saat Celina memilih masuk ke rumah ketimbang mendengar penjelasannya? Celina menggigit bibirnya sambil menatap cemas pada langit-langit kamarnya. Apa yang ingin dikatakan Julien semalam tentang dirinya dengan Annalise? Apakah mereka sempat menjalin hubungan? Kalau ya, memangnya kenapa? Celina tidak seharusnya kesal pada masa lalu Julien. Bukankah itu tidak adil? Terdengar suara pintu kamar diketuk. Itu suara Yasmin, yang berada di Lon

