Reisa terbangun saat mendengar suara tangis putranya. Rendra tengah duduk sambil menarik bajunya. Matanya melihat sekeliling, ternyata hari sudah siang. Jarum jam di dinding menunjukkan angka sembilan. Cahaya matahari pun sudah mulai menyusup dari balik jendela. Reisa benar-benar kelelahan. Tidurnya nyenyak semalaman. "Sayang mama." Reisa menggendong Rendra dan memeriksa penyebab dia menangis. Ternyata diapers-nya penuh. Dengan cekatan wanita itu membawa putranya ke kamar mandi, lalu menggantikan popok. Reisa memencet tombol air hangat lalu memandikan putranya. Sekalipun ada yang membantu, tetap saja dia harus turun tangan langsung. Setelah selesai menyabuni dan memakaikan handuk, Reisa meletakkan Reindra di ranjang. Ritual pun dimulai. Dari memberikan sunscreen anak, minyak rambut

