"Mbak, Makan dulu ya." Si perawat menyodorkan sesuap nasi ke mulut Helena. Wanita itu menolak karena tak berselera sama sekali. Sudah tiga hari di pulang ke rumah, tapi tak sekalipun Andra datang menjenguk. Helena mencoba menelepon tapi lambat di respons. Pesan yang dia kirim juga hanya dibaca. Andra sepertinya tak berniat membalas. "Nanti mbak sakit." Helena membuka mulut dengan terpaksa. Jika tidak makan maka tubuhnya lemas. Namun semua makanan terasa hambar. "Len." Alina menghampiri mereka yang sedang makan di taman belakang. Si perawat berinisiatif untuk membawa Helena keluar setelah setelah dua hari wanita itu terkurung di kamar dan tak mau keluar. Melihat hal itu, seisi rumah menjadi bingung dibuatnya. Setelah tak ada Andra, Helena seperti kehilangan semangat hidup. "Kok

