Ruangan praktik dokter yang kali ini mereka datangi berkesan mewah dengan design interior yang wah. Sama seperti dokter lainnya, ada banyak poster mengenai kesehatan kandungan dan organ intim wanita. Hanya saja, wallpaper-nya gelap dan di d******i warna hitam. "Malam, Dokter Arjuna." Mereka menyapa. "Panggil Juna saja." Dokter itu tersenyum manis, menampilkan sebuah lekukan di sudut pipinya. "Silakan." Reisa dan Andra duduk berhadapan dengan dokter yang akan memeriksanya hari ini. Arjuna, itulah nama spesialis kandungan yang mereka datangi. Atas rekomendasi seorang teman, akhirnya mereka sepakat datang ke sini. Dokter Arjuna mulai bertanya. Diawali dengan riwayat kehamilan Reisa sebelumnya. Dia cukup kaget saat wanita itu mengatakan bahwa pernah keguguran. Reisa menceritakan denga

