Rendra mendorong pintu kamar dan pandangan matanya langsung tertuju pada ranjang king size miliknya. Aura berbaring terlentang di sana dengan selimut membalut tubuh hingga dagu. Selagi Aura dan grandma berbelanja tadi, Rendra dan grandpa berbincang santai mengenai bisnis bersama beberapa kolega lainnya sambil bermain golf. Setelah menyelesaikan delapan belas hole, ternyata yang mendapat skor terendah adalah Rendra membuat anak muda itu memenangkan pertandingan olah raga tersebut. Grandpa juga banyak memberikan nasihat terutama mengenai hubungan dengan Aura. Rendra menghembuskan nafas jengah mengingatnya. Tapi banyak juga ilmu mengenai memimpin perusahaan yang Rendra dapatkan dan dia tidak pernah puas bila mengenai hal itu. “Abang udah pulang?” Pertanyaan lembut yang terlontar

